Kumpulan Cerpen (Cerita Pendek) Fiksi dan Non Fiksi Indonesia Serta Informasi Menarik.

Saturday, 19 November 2016

Teka-teki Silang



source : pixabay.com
Siapa tak mengenal permainan Teka-Teki Silang atau biasa disingkat TTS? Saya kira kita semua mengenal permainan asah otak ini. Bahkan menurut pengalaman pribadi saya, anak kecil yang masih duduk di bangku SD pun banyak yang tahu.

Nah, pada tulisan ini saya berusaha untuk menjelaskan mengenai asal-usul
permainan TTS tersebut. Bagaimana sejarah ditemukannya, hingga tips untuk mengerjakannya serta kalau sempat, akan saya sertakan pula cara membuat TTS sendiri menggunakan aplikasi computer bernama Eclipse Crossword.

Adapun orang pertama yang membuat Teka-Teki Silang adalah Arthur Wynne pada 2 Desember 1913. TTS pertama kali di dunia ini diterbitkan di majalah New York World. Kita bias melihat TTS pertama ini di sini.

Selanjutnya TTS menjadi fitur mingguan pada majalah New York World tersebut. Buku kumpulan TTS pertama kali diterbitkan oleh Simon and Schuster pada tahun 1924. Buku in menjadi laris dan sejak tahun inilah TTS menjadi permainan yang sangat popular.

Bagaimana di Indonesia? Teka-teki Silang diterbitkan bersama dengan beberapa teka-teki lain pada majalah “Asah Otak”. Penerbitan pertama kumpulan Teka-teki Asah Otak ini pada tahun 1970-an di ibukota Jakarta. Penerbitan ini menuai kesuksesan besar sehingga banyak penerbit lain yang juga ikut menerbitkan buku-buku kumpulan Teka-teki Silang.

Beberapa media visual seperti koran atau tabloid biasanya memiliki halaman yang menampilkan kolom kotak-kotak TTS bagi para pembacanya. Di samping memberi hiburan, keberadaan TTS di media koran ini juga seringkali disediakan hadiah bagi pembaca yang mengisi TTS itu dengan benar dan mengirimkannya ke redaksi penerbit koran yang bersangkutan.

Selain koran, di televisi kita juga kadang melihat ada acara yang diselingi permainan TTS. Meski beberapa di antaranya murni sebagai hiburan, namun hal ini cukup memberi kesan bahwa TTS memang sudah sangat dikenal oleh umum.

Saya pribadi mengenal TTS pertama kali dari kakak tertua saya. Itu jauh belasan tahun yang lalu. Dan entah kenapa ada pertanyaan dari dulu yang selalu terngiang-ngiang dalam memori saya. Pertanyaan itu adalah “Yang melahirkan kita.” Kalian yang sering atau setidaknya pernah bermain mengisi TTS barangkali juga pernah menemukan pertanyaan itu.

Memang begitu, pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam buku TTS yang harganya, setidaknya menurut saya, murah itu memang banyak yang dengan mudah kita jawab. Meski tak sedikit pula yang sulit untuk kita jawab. Namun, hal ini sedikit berbeda jika kita menemukan TTS yang ada di media koran. Biasanya pertanyaan-pertanyaan dalam TTS di sini akan terasa lebih sulit untuk kita jawab, terutama bagi awam seperti saya ini.

Selain beberapa pertanyaan yang mirip dari dulu hingga kini, ada hal lain yang selalu saya ingat dari TTS. Terutama TTS dalam buku Teka-Teki Silang yang harganya murah itu. Yak betul! Cover alias sampulnya yang seringkali bergambar artis-artis atau model-model perempuan cantik. Sampai saya menuliskan hal ini, saya belum benar-benar tahu apa yang menjadi alasan dipilihnya foto perempuan cantik dalam sampul buku Teka-Teki Silang. Kalau kalian tahu, tolong beritahu saya, yah. Hehehe.

Selanjutnya, saya memiliki beberapa tips terutama bagi pemula yang baru ingin menggandrungi TTS. Ada pun tips-tipsnya adalah sebagai berikut;

  • ·         Belilah Teka-teki Silang dengan niat baik.

Maksudnya, jangan kalian membeli TTS dengan niat menghilangkan stress karena dililit hutang. Percayalah, dengan mengisi TTS stress akan hal ini tidak dengan begitu saja hilang. Cobalah untuk merubah niat seperti itu menjadi, misalnya, beli TTS untuk menambah perbendaharaan kata.

  • ·         Gunakan pensil.

Saya pernah mendengar perbedaan pensil dengan pulpen serta alasan kenapa anak kecil diajarkan menulis menggunakan pensil, sedang setelah beranjak besar baru diajarkan untuk menulis menggunakan pulpen. Yaitu karena itu menggambarkan bahwa menggunakan pensil, tulisan dapat dihapus, sedangkan menulis dengan pulpen hanya bisa kita tutup dengan tipe-x. artinya jika ada anak kecil berbuat dosa, maka dosa tersebut masih bisa dihapus namun bagi orang dewasa yang melakukan dosa, biasanya hanya akan ditutupi saja.

  • ·         Perbanyak perbendaharaan kata kalian dengan lebih banyak membaca.

Ini adalah cara yang baik dan manfaatnya tidak hanya terasa saat kita mengisi TTS saja, tetapi juga kita menjadi lebih berwawasan karena semakin banyak yang kita baca. Membaca koran, tabloid, blog teman-teman kalian, serta buku tentu saja, akan membantu kita memiliki perbendaharaan kata agar semakin banyak.

  • ·         Jangan hiraukan foto pada cover/sampul buku TTS.

Ya, kalau kalian hanya menghiraukan sampulnya, sebaiknya kalian tidak membeli buku TTS. Beli saja majalah-majalah yang berisi foto perempuan-perempuan cantik.

Itulah beberapa tips yang bisa saya berikan untuk kalian yang, terutama masih baru, suka mengisi TTS. Namun sebelum tulisan ini saya tutup, saya berikan tips tambahan, yaitu saat sedang mengisi TTS, sandingkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) di samping kalian. Serta jangan lupa sediakan pula koneksi internet untuk mencari tahu jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang ada di TSS, yang sudah tersebar di mana-mana di blog-blog orang. Hehehehe.

Sekian.

Untuk cara membuat TTS sendiri dengan aplikasi Eclipse Crossword, saya pernah upload video step-stepnya di youtube. Ini link-nya.

Terimakasih dan,
Mari ngisi TTS! ^^
Share:

0 comments:

Post a Comment

Contact Us

Name

Email *

Message *