Kumpulan Cerpen (Cerita Pendek) Fiksi dan Non Fiksi Indonesia Serta Informasi Menarik.

Saturday, 4 March 2017

Selamat Tinggal, Mojok!

Pada bulan ini, tepatnya tanggal 28 Maret 2017, kita akan "kehilangan" sebuah media yang cukup populer dengan artikel-artikel bergaya bahasa satire, Mojok.co, yang resmi akan men-shut-down situsweb mereka. Ini adalah artikel berita mengenai berita akan tutupnya Mojok.
 
#GoodbyeMojok - Sumber gambar: akun twitter @Mojokdotco

Berita mengenai bakal ditutupnya situs Mojokdotco saya dengar pada siang hari akhir bulan Pebruari kemarin, tepat pada tanggal 28 Pebruari 2017. Jujur saja itu merupakan kabar yang mengejutkan detak jantung saya sekaligus menimbulkan berbagai pertanyaan di otak saya mengenai alasan di balik akan ditutupnya situsweb berisi artikel-artikel menarik bergaya bahasa satire itu.

Adalah webmaster Mojokdotco bernama Aditya Rizki Yudiantika, yang pertama kali mengabarkan akan ditutupnya situsweb tersebut di laman Facebook-nya. Dalam rilisnya tersebut, Mas Adit melampirkan foto para kru awal didirikannya Mojokdotco sekitar 2,5 tahun silam. Saya sempat membuat tangkapan layar statusnya itu. Dan berikut adalah penampakannya secara keseluruhan.


 
Gambar tangkapan layar-1
Gambar tangkapan layar-2
Gambar tangkapan layar-3
Dalam statusnya tersebut, Mas Adit merasa bangga sekaligus sedih. Ia merasa bangga lantaran ia, diakui pula oleh Kepala Suku Mojokdotco; Puthut Ea, adalah salah satu kru setia Mojokdotco dari awal hingga akhirnya Mojokdotco memutuskan akan ditutup. Ia juga menuturkan bahwa ia pun akan merasakan hal-hal yang sama, yang juga dirasakan oleh para Mojokers (barangkali maksudnya adalah para pembaca setia Mojokdotco), yaitu rindu akan tulisan-tulisan bergaya Mojok.

Pada kalimat-kalimat berikutnya, Mas Adit juga menuturkan bahwasanya dulu pun ada media-media "saingan" Mojokdotco. Namun kebanyakan dari media-media itu telah lebih dulu "gulung tikar" entah dengan alasan apa.

Ia pun menuliskan bahwa mengelola media itu nampaknya mudah, namun jika ingin terus hidup, kita harus punya visi dan misi yang jelas, punya rencana yang matang baik dalam hal manajemen konten maupun secara bisnis. Saya mengira bahwa di sinilah kita yang membaca rilisan Mas Adit mengenai akan ditutupnya Mojokdotco itu "mendapat" ilmu. Kalimatnya ini cukup membuat kita sadar bahwa tanpa visi-misi yang jelas, rencana yang matang dalam hal manajemen konten atau pun yang berkaitan dengan bisnis, maka sukar bagi kita akan terus mampu "menghidupi" media kita.
Bisa jadi, diksi yang disampaikan Mas Adit itu pula bisa kita ambil sebagai kesimpulan bahwa "Mojokdotco" sudah keluar dari jalur visi-misi awalnya serta tak lagi mampu memiliki perencanaan yang matang dalam mengurusi konten dan dalam ranah bisnisnya? Bisa jadi begitu. Akan tetapi, alasan yang sebenar-benarnya tetaplah "sementara" hanya diketahui oleh mereka para kru Mojokdotco itu sendiri. Dalam kesempatan berikutnya, para kru Mojokdotco ini tetap bungkam atas alasan mengenai akan ditutupnya situsweb Mojokdotco.

Karena para kru Mojokdotco ini tidak membeberkan inti alasannya, maka yang terjadi adalah bahwa para Mojokers berspekulasi sendiri-sendiri. Meskipun spekulasi mereka ini sebatas guyon-guyon belaka. Biar bagaimana pun, kabar akan ditutupnya Mojokdotco ini membuat banyak orang (terutama Mojokers) bersedih hati. Silakan kalian tengok sendiri akun para kru Mojokdotco dan lihatlah bagaimana orang-orang berkomentar. Komentar bernada sedih mereka ini sekaligus lucu-lucu menurut saya.

Salah satu komentar yang masih saya ingat adalah dari salah seorang, saya lupa namanya hehehe, ia menuliskan "sebulan lagi berarti kan bulan April, ini pasti ada kaitannya dengan April Mop, nih." Begitu katanya. Seperti kita tahu, April Mop adalah di mana kita bisa membuat berita hoax atau kabar bohong. Jadi, si komentator tadi berharap bahwa Mojokdotco sedang membuat rilisan yang terkait dengan April Mop. Hehehe. Bisa aja, yah.

Namun, tanggapan yang paling serius atas kabar akan ditutupnya Mojokdotco ini datang dari seorang perempuan bernama Riyanni Djangkaru (kalau tak salah, ia merupakan mantan host acara Jejak Petualang di Trans). Ia membuat tulisan berjudul "Kenapa Harus Mutusin Sepihak? Apa-apaan Ini Mojok Tahu-tahu Tutup?!" yang diterbitkan oleh Mojokdotco pada 1 Maret 2017 kemarin. Menurut saya itu adalah tulisan responsif karena ditulis sehari setelah pengumuman akan, meminjam istilah Kepala Suku Mojokdotco, di-shut down-nya situsweb Mojokdotco. Mbak Riyanni, dalam tulisannya itu mengaku menuliskannya dalam kondisi baper alias bawa perasaan lantaran merasa "ujug-ujug Mojokdotco mau tutup".
Kalian bisa membaca tulisannya di sini.
Kabar mengenai akan ditutupnya Mojokdotco ini juga sangat ramai di jagad Twitter, bahkan tagar #GoodbyeMojok sempat menjadi trending topic pada waktu akun @mojokdotco mulai mengumumkan mengenai kabar tersebut.

Terakhir, akan saya sampaikan pula di sini bahwa sesuai penuturan Kepala Suku Mojokdotco dalam status Facebook pribadinya, yang sekaligus diunggah di Blog Mojok. Dalam rilisannya, Kepala Suku Mojokdotco yang termasyhur dengan nama Puthut Ea itu menuliskan "saya tidak akan menjawab pertanyaan apapun terkait Mojok yang disampaikan baik secara langsung maupun tidak langsung. Jadi jangan tersinggung jika ada yang bertanya kepada saya, dan tidak saya jawab. Siapapun Anda dalam hal ini akan saya perlakukan sama."

Selengkapnya mengenai rilisan Mas Puthut berjudul "Kabar Baik dari Mojok" tersebut dapat kalian baca melalui tautan berikut ini.

Jika kalian masih penasaran dan belum sempat membaca mengenai tagar #GoodbyeMojok, kalian bisa juga mengunjungi link ini.

Demikianlah berita mengenai Mojokdotco yang akan ditutup pada tanggal 28 Maret tahun 2017 ini saya uraikan. Maaf kalau dalam bahasa yang saya uraikan di sini terlalu urakan.
Baca tulisan lain saya mengenai berita di sini.
Sekian.

Salam dan,
#GoodbyeMojok

Em.

Share:

6 comments:

  1. Nice infonya gan sangat bermanfaat

    ReplyDelete
    Replies
    1. info yang mana, yang "nice", gan? Hehehehehe.

      Delete
  2. wah.. jadi ikutan sedih..

    artikelnya mantap gan tapi bikin sedih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe. Iya, padahal Mojok itu salah satu situs yang artikelnya "menyenangkan" di antara begitu banyaknya situsweb mainstream.

      Delete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Komentarnya saya hapus dulu. Maaf dan terimakasih.

      Delete

Contact Us

Name

Email *

Message *